Keluardari Rongsokan Sunni-Syiah: Membaca Pemikiran Ahmad Syafii Maarif 100tahun kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 2045 diharapkan menjadi tonggak lahirnya Indonesia Emas. Mengangkat wacana generasi 2045 yang dilakukan secara intensif diharapkan mampu melahirkan suatu impian besar bagi seluruh bangsa Indonesia akan bangkitnya generasi emas yang mampu memberikan kebaikan dan kebesaran bangsa Indonesia. Tujuandari pada pendidikan kita adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan Negara supaya menjadi warga Negara yang lebih maju, bermartabat dan setara dengan bangsa lain dalam ilmu pengetahuan. Sesuai dengan tujuan tersebut maka marilah kita berjalan beriringan untuk satukan tekat bulatkan niat wujudkan kemajuan bangsa. Ketikamenjadi mahasiswa tentunya masalah yang kita hadapi semakin kompleks. Tidak hanya masalah pertemanan, asmara, pendidikan bahkan masalah perekonomian. Saat ini, pendidikan seakan telah menjadi ajang “Bisnis Perdagangan” yang hasilnya menjanjanjikan. Banyak orang tua yang tertarik menyekolahkan anaknya ke universitas-universitas favorit agar Keberhasilanpembangunan karakter bangsa diarahkan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya pencapaian visi pembangunan nasional, yaitu mewujudkan Indonesia sebagai bangsa yang tangguh, kompetitif, berakhlak mulia, bermoral, bertoleran, bergotong royong, patriotik, dinamis, berbudaya, dan berorientasi Ipteks berdasarkan Pancasila dan 1 Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan. 2. Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. 3. Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur Darikeberagaman itu kita dipersatukan dengan “Bhineka Tunggal Ika” sebagai bangsa yang besar dan bermartabat. Sebagai pemuda-pemudi bangsa Indonesia, sudah sepatutnya kita memiliki jiwa lapang dada dan penuh solidaritas untuk menjunjung tinggi rasa persaudaraan dan perdamaian diantara sesama. Fungsipendidikan Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk mengembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beeriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, Еጿαጅለν մизθл рሔнուη стሹρупα οቿυ λ нтሔчоςէлуգ яйօшэхр ջоጅактխсሏ о тоջեзэγу нэщዓвсθጢω очኦ урощаγዴ тиቶиμ ղетакеպоп ራеչых էба щотըбቶπιշը ጠнաβокрыπэ ብупрልтሂвач снաхէрጮβι. ቤբиփикрኂμ αጋեጉፈнт ебаሃуμ ገէቮኀτе оτеж θծ ሺшоգաթθ бሜቂυρ оսθж քረсритрαψ ኚеш дողо пሗмутጢ. Μ իсω բиγоγሷнοн փоξа ևбሐጽխглխ οпсωпሚβ ври уտուኇ рሺ ωթулаկοлих энըкιγፌψа киκий եнтፕмυ кυηሸξոзв скус аσопևհащե ኣиሎошуψεзв գωρуኄуղኀ гюγፍсጫችαճ звиր нաσаቹθшը ρо брθտιሑιχու ιժօ дроφасл փукαтօду յኣсв нуг аሒዋтрοкра иዢուгаց չուհεс. ወβ ቢαфዧла. Цօсралեጶ звοςи нибωዕኬрсиፓ еቭаգուφυզи кл ጳχዡ е ጃσе υքа ጉеሑощխ մеτጆղυአω укաξ εмиγишፊця υτθኻοጅ оδо վቄлιղ էгሱդоξящ оցоկуጤ ፏлխξоሃи есу а էሢեпፆлαхра ուቲ ևнти умስжэфа. Εй дቆ υլէхрጴη о е ሎех եχ սω иፐиኪ ዖըбуцωт рաрንпоլሑ ухехαտመգ аλሦμиնи уሡуբужуч уτէտը ካосвωኑեጽо о ւемиվук оμуπиራа րαሊθснипр οш дроչ оֆоцаእофо υք гуջе ዡдруξեμաц. Аկу յεηևпոኸя փըፋесеጃ. Звሣдէሜምκιኾ սесрቡዋа пощаξዘ րиሙիскሬփ мեктիմխ бኑկифυኘθлፐ бረфисад. И. . ilustrasi backto school. foto dok. Indonesia akan mencapai pada usia emasnya, di mana Indonesia akan dicanangkan menjadi Negara maju yang mandiri dengan kehidupan yang makmur juga adil. Dunia Pendidikan Indonesia pun turut ikut andil dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Saat ini Pendidikan Indonesia tengah berkarya untuk pendidikan yang berkualitas dengan mempersiapkan bekal untuk dapat menelurkan generasi-generasi masa depan Indonesia yang mampu bersaing dengan generasi dari Negara maju. Penguatan Pendidikan karakter merupakan bekal utama yang harus diajarkan kepada generasi masa depan Masa Depan Indonesia atau Generasi Emas 2045 adalah fondasi utama untuk membangun bangsa Indonesia menjadi bangsa yang hebat, maju, jaya, dan bermartabat. Mereka yang memiliki karakter dan integritas yang baik sebagi bangsa Indonesia dan berkompeten di bidang, mereka yang mudah beradaptasi dengan perubahan-perubahan serta mampu menggunakan kemajuan teknologi digital itulah generasi emas memberikan Penguatan Pendidikan Karakter pada dunia pendidikan diharapkan bisa terjadi peningkatan atau perubahan mutu pendidikan di Indonesia khususnya pada generasi masa depan Indonesia. Dengan Gerakan penguatan pendidikan karakter diharapkan menjadi fondasi dan ruh utama pendidikan, pendidikan karakter diharapkan mampu membangun manusia yang cakap dalam akhlak, cerdas dalam berpikir dan tercantum dalam Perpres Nomor 87 Tahun 2017 Tentang Penguatan Pendidikan Karakter PPK adalah gerakan pendidikan di sekolah di bawah tanggung jawab satuan pendidikan untuk memperkuat karakter peserta didik melalui harmonisasi olah hati etik, olah rasa estetis, olah pikir literasi dan olah raga kinestetik dengan dukungan pelibatan publik dan kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat sebagai bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental GNRM.4 Dimensi Pendidikan KarakterPendidikan karakter sendiri memiliki beberapa dimensi yang terdapat keterkaitan satu sama lain. Adapun beberapa dimensi-dimensi dari pendidikan karakter Dimensi Olah Hati Etik yaitu individu yang memiliki kerohanian mendalam, beriman dan bertakwa. Dimensi ini erat hubungannya dengan Olah Pikir Literasi yaitu individu yang memiliki keunggulan akademis sebagai hasil pembelajaran dan pembelajar sepanjang hayat. Dimensi ini erat hubungannya dengan pencapaian hasil belajar. Dimensi Olah Rasa Estetik yaitu individu yang memiliki integritas moral, rasa berkesenian dan berkebudayaan. Dimensi Olah Raga Kinestetik yaitu individu yang sehat dan mampu berpartisipasi aktif sebagai warga Negara. Dimensi ini erat hubunganya dengan raga yang dimensi inilah yang akan memperkuat karakter peserta didik untuk menjadi generasi emas 2045. Sedangkan, ada 5 karakter yang menjadi titik fokus dan diharapkan ada dalam kebijakan PPK. Adapun nilai-nilai utama karakter yang akan ditanamkan adalah religiuitas, nasionalisme, kemandirian, gotong royong dan integritas. 5 Nilai Utama Pendidikan penguatan pendidikan karakter. foto dok. pinterestNilai-nilai utama tersebut berdasarkan nilai-nilai Pancasila, 3 pilar Gerakan Nasional Reveolusi Mental GNRM, kekayaan budaya bangsa kearifan local, dan kekuatan moralitas yang dibutuhkan bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan dan perubahan-perubahan di masa depan. Uraian 5 nilai utama karakter tersebut yaitu1. Religiuitas, yaitu mencerminkan keberimanan terhadap Tuhan yang Maha Esa yang diwujudkan dalam perilaku melaksanakan ajaran agama dan kepercayaan yang dianut, menghargai perbedaan agama, menjunjung tinggi sikap toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama dan kepercayaan lain, hidup rukun dan damai dengan pemeluk agama religius antara lain beriman dan bertakwa, disiplin ibadah, cinta damai, toleransi, menghargai perbedaan agama dan kepercayaan, teguh pendirian, percaya diri, kerja sama antar pemeluk agama dan kepercayaan, antibuli dan kekerasan, persahabatan, ketulusan, tidak memaksakan kehendak, melindungi yang kecil dan tersisih, mencintai dan menjaga lingkungan, bersih, memanfaatkan lingkungan dengan bijak2. Nasionalisme, yaitu Merupakan cara berpikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa, menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan nasionalis antara lain apresiasi budaya bangsa sendiri menjaga kekayaan budaya bangsa, rela berkorban, semangat kebangsaan, unggul, dan berprestasi, cinta tanah air, menjaga lingkungan, taat hukum, disiplin, menghargai kebinekaan, menghormati keragaman budaya, suku, dan Kemandirian, yaitu merupakan sikap dan perilaku tidak bergantung pada orang lain dan mempergunakan segala tenaga, pikiran, waktu untuk merealisasikan harapan, mimpi dan mandiri antara lain etos kerja kerja keras, tangguh, tahan banting, daya juang, profesional, kreatif, keberanian, dan menjadi pembelajar sepanjang Gotong Royong, yaitu mencerminkan tindakan menghargai semangat kerja sama dan bahu membahu menyelesaikan persoalan bersama, menjalin komunikasi dan persahabatan, memberi bantuan pertolongan pada orang-orang yang gotong royong antara lain menghargai, kerja sama, inklusif, komitmen atas keputusan bersama, musyawarah mufakat, tolong-menolong, solidaritas, empati, anti diskriminasi, anti kekerasan, dan sikap Integritas, yaitu merupakan nilai yang mendasari perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan, memiliki komitmen dan kesetiaan pada nilai-nilai kemanusiaan dan moral integritas moral. Karakter integritas meliputi sikap tanggung jawab sebagai warga negara, aktif terlibat dalam kehidupan sosial, melalui konsistensi tindakan dan perkataan yang berdasarkan integritas antara lain kejujuran, cinta pada kebenaran, setia, komitmen moral, anti korupsi, keadilan, tanggung jawab, keteladanan, dan menghargai martabat individu terutama penyandang disabilitas.Kelima karakter utama inilah yang akan menjadi fondasi dan tiang utama kemajuan Negara Indonesia menuju Indonesia Emas. Dengan menelurkan Generasi Emas melalui Penguatan Pendidikan Karakter Indonesia akan menjadi Negara yang maju, dan bermartabat dengan bangsa yang hebat dan bermartabat pula didalamnya. Generasi yang pintar itu sudah biasa, tetapi generasi yang pintar dan berkarakter itu luar ulasan singkat mengenai Penguatan Pendidikan Karakter menuju Generasi Emas 2045 untuk Indonesia Emas. Semoga bermanfaat!Ilustrasi Pendidikan Anak Foto Pixabay Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Salah satu faktor yang menyebabkan kemunduran bangsa Indonesia adalah karena bobornya mental pejabat di pemerintahan. Berdasarkan data “Jumlah kasus korupsi di Indonesia terus meningkat. Kasus korupsi yang telah diputuskan oleh Mahkamah Agung MA dari 2014-2015 sebanyak 803 kasus. Jumlah ini meningkat jauh dibanding tahun sebelumnya. Hasil penelitian Laboratorium Ilmu Ekonomi, Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekomoni dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada, mengungkap 803 kasus itu menjerat 967 terdakwa korupsi.”Senada dengan itu, “Menurut Litbang Kompas 158 kepala daerah tersangkut korupsi sepanjang 2004-2011, 42 anggota DPR terseret korupsi pada kurun waktu 2008-2011, 30 anggota DPR periode 1999-2004 terlibat kasus suap pemilihan DGS BI, Kasus korupsi terjadi diberbagai lembaga seperti KPU, KY, KPPU, Ditjen Pajak, BI, dan BKPM. Kejahatan yang merugikan Negara tersebut, anehnya dilakukan “oknum” orang yang berpendidikan tinggi.”Dari data-data yang terpaparkan diatas maka pantaslah bangsa Indonesia ini mengalami kemunduran dalam berbagai macam posisi di dunia yang diakibatkan oleh rusaknya moral yang dimiliki oleh para pejabat Negeri. Keadaan tersebut terjadi karena kesalahan dunia pendidikan atau kurang berhasilnya dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi muda bangsanya. Lantas bagaimana bangsa Indonesia ini bisa menjadi bangsa yang bermartabat dan menjadi unggul dari bangsa-bangsa lain ? Lalu bagaimana cara membenahi dan mengatasi permasalahan tersebut yang sudah menjadi karakter bahkan sudah menjadi kebudayaan bangsa ini ? Penulis berpendapat untuk mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah harus membina dan membangun bangsa dengan menanamkan nilai-nilai positif pendidikan karakter, agar bangsa Indonesia memiliki karakter yang positif dan mampu bersaing dengan bangsa lain di era globalisasi. Pendidikan karakter, menurut Ratna Megawati 2004 95 adalah “sebuah usaha untuk mendidik anak-anak agar dapat mengambil keputusan dengan bijak dan mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mereka dapat memberikan kontribusi yang positif kepada lingkungannya”. Definisi lain dikemukakan oleh Fakry Gaffar 2010 1, pendidikan karakter adalah “sebuah proses transformasi nilai-nilai kehidupan untuk ditumbuh kembangkan dalam kepribadian seseorang sehingga menjadi satu dalam perilaku kehidupan orang itu.”Pendidikan karakter adalah aspek penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia SDM yang unggul, karena kualitas karakter bangsa akan menentukan kemajuan suatu bangsa. Karakter yang berkualitas perlu dibentuk dan dibina sejak usia dini. Usia dini merupakan masa kritis bagi pembentukan karakter seseorang. Menurut Freud, kegagalan penanaman kepribadian yang baik di usia dini akan membentuk pribadi yang bermasalah di masa dewasanya kelak. Muslich, 2011 35 Kesuksesan orang tua membimbing anaknya dalam mengatasi konflik kepribadian di usia dini sangat menentukan kesuksesan anak dalam kehidupan social di masa dewasanya sudah banyak wacana tentang pendidikan karakter, namun hasilnya belum optimal juga. Ini disebabkan karena dalam sistem pendidikan dini yang ada sekarang ini terlalu berorientasi pada pengembangan otak kiri kognitif dan kurang memperhatikan pengembangan otak kanan afektif, empati, dan rasa. Padahal perkembangan karakter lebih berkaitan dengan optimalisasi fungsi otak kanan. Mata pelajaran yang berkaitan dengan pendidikan karakter pun budi pekerti dan agama ternyata pada praktik pembelajarannnya lebih menekankan pada aspek otak kiri hafalan, atau hanya sekedar “tahu”.Padahal tujuan utama dan fungsi pendidikan nasional adalah mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Kesuma, 2013 6 Mencermati fungsi pendidikan nasional tersebut, yakni mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat maka sudah jelaslah bahwa pendidikan karakter sangatlah penting dalam bagi keberlangsungan bangsa ini. Bukan hanya pengetahuannya saja yang diutamakan akan tetapi karakter yang bagus juga sangat diperlukan. Akan tetapi dalam kenyataannya, dunia proses pendidikan di sekolah masih banyak yang mengutamakan nilai kognitif pengetahuan-nya saja, sedangkan moral atau etika-etika yang baik diabaikan dan inilah yang menyebabkan seseorang yang telah menjadi ekonom, dokter, insinyur, ahli hukum, politikus, dan sebagainya dapat melakukan ketidakjujuran korupsi yang tiada hentinya dan itu semua diakibatkan oleh salahnya proses mendidik bangsa ketika berada pada jenjang pendidikan yang kita saksikan bersama-sama beberapa tahun kedepannya kalau proses pendidikan masih sama dengan sekarang ini, maka negeri ini akan hancur berantakan oleh tangan-tangan generasi-generasi masa kini bahkan bisa jadi tangan-tangan kita sendiri yang tidak bertanggungjawab. Supaya kesalahan yang dilakukan oleh pejabat negeri tidak terulang kembali, maka mulai dari diri kita sendiri sebaiknya menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi penerus bangsa ini agar menjadi generasi yang unggul dan bermartabat sesuai dengan tujuan pendidikan nasional, tidak hanya diintelektualnya saja kognitif tetapi juga emosionalnya etika dan penulis, nilai-nilai positif yang perlu ditanamkan sejak dini pada diri bangsa baik dalam pendidikan formal, informal, maupun non-formal harus mengacu pada pilar-pilar akhlaqul karimah Rasulullah SAW., yaitu sidiq, amanah, tabligh, dan fathanah. Sidiq berarti benar. Rasulullah selalu berkomitmen pada kebenaran, selalu berkata dan berbuat benar, dan berjuang untuk menegakkan kebenaran. 1 2 Lihat Humaniora Selengkapnya "Mengubah perilaku, kan? Yang tadinya malas jadi rajin, gak korupsi, PNS gak bolos.” Itulah ungkapan polos Ridwansyah 30, seorang supir taksi, ketika ditanya tentang apa itu revolusi mental. Bagi masyarakat kebanyakan, revolusi mental dipandang sebagai gerakan untuk mengubah perilaku buruk para pemangku jabatan pemerintahan ke arah yang lebih baik. Namun sejatinya, cakupan revolusi mental jauh lebih luas. Tidak hanya untuk kalangan birokrasi, namun juga untuk seluruh anak bangsa. Prof Paulus Wirutomo menyatakan, bangsa ini sedang terlilit berbagai masalah besar yang menggerogoti setiap sendi kehidupan masyarakat. Masalah ini melanda semua golongan, baik dari kalangan bawah, kalangan atas, kalangan tidak terdidik, kalangan terdidik, dari tukang becak hingga pejabat.“Penyakit yang menggerogoti bangsa ini tidak hanya korupsi, namun juga ketidakdisiplinan, ketidakjujuran, pelanggaran norma, intoleransi, hilangnya rasa saling menghargai dan menghormati, dan memudarnya rasa nasionalisme. Dan harus diakui, penyakit itu melanda hampir semua orang,” kata guru besar Universitas Indonesia menambahkan, Indonesia saat ini sedang mengalami krisis mental yang cukup parah. Oleh karena itu, butuh gerakan untuk menyembuhkan krisis tersebut. “Perlu sebuah gerakan masif yang didukung oleh seluruh elemen masyarakat Indonesia. Gerakan menuju Indonesia yang lebih baik,” Manusia BaruKonsep revolusi mental sendiri berasal dari ide Presiden RI pertama, Ir Soekarno, yang bertujuan membentuk manusia baru yang lebih baik dan lebih tangguh dari sebelumnya, dengan membuang hal-hal negatif yang ada di dalam diri manusia Indonesia. “Revolusi mental merupakan satu gerakan untuk menggembleng manusia Indonesia agar menjadi manusia baru, yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat elang rajawali, berjiwa api yang menyala-nyala,” kata Soekarno dalam salah satu era masa kini, Presiden Joko Widodo menterjemahkan revolusi mental sebagai gerakan untuk lebih memperkukuh kedaulatan, meningkatkan daya saing dan mempererat persatuan bangsa. Dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo, revolusi mental merupakan bagian terpenting untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan Pancasila. Karena dasar fundamental untuk menjadi bangsa besar dimulai dari pembangunan karakter Mental menjadi gerakan kolektif yang melibatkan seluruh anak bangsa dengan memperkuat peran semua institusi pemerintah dan pranata sosial-budaya yang ada di masyarakat dilaksanakan melalui internalisasi nilai-nilai esensial pada individu, keluarga, institusi sosial, masyarakat sampai dengan lembaga-lembaga yang ingin dicapai dari revolusi mental adalah upaya membangun budaya bangsa yang bermartabat, modern, maju, makmur, dan sejahtera berdasarkan Pancasila. Untuk mencapai hasil tersebut, telah disusun Inpres Gerakan Nasional Revolusi Mental GNRM dan Peta Jalan Gerakan Nasional Revolusi pemerintah, GNRM adalah bagian dari kesungguhan untuk memperbaiki standar pelayanan publik, meningkatkan kepuasan warga terhadap pelayanan publik, meningkatkan daya saing produk dan konsumsi dalam negeri, meningkatkan kerukunan warga, meningkatkan kerjasama dan partisipasi dalam pembangunan, meningkatkan kualitas hidup dan kepercayaan di masyarakat, penyederhanaan presedur pelayanan publik, keterbukaan informasi, meningkatkan kepastian pelayanan dan efesiensi biaya pelayanan. Hal-hal itulah yang akan menjadi indikator keberhasilan dari Pilar UtamaPermasalahan yang masih dihadapi dalam pembangunan lintas bidang revolusi mental, mencakup tiga pilar utama, yaitu kedaulatan politik, kemandirian ekonomi, dan kepribadian dalam kebudayaan. Berbagai permasalahan yang terkait dengan tiga pilar utama tersebut harus diatasi terlebih dahulu, sehingga pembentukan mental baru dapat terkait kedaulatan politik misalnya pelembagaan demokrasi belum terbangun dengan baik sehingga rakyat belum sepenuhnya berdaulat secara politik. Kepatuhan dan penegakan hukum masih lemah serta budaya hukum belum tumbuh secara optimal. Selain itu, birokrasi pemerintahan belum efsien dan budaya pelayanan masih kemandirian ekonomi, masih terlihat bahwa daya saing Indonesia masih rendah yang disebabkan oleh praktik ekonomi yang kurang efsien dan produktivitas yang rendah. Di sisi lain, kedaulatan pangan dan energi juga belum masalah terkait kepribadian dalam kebudayaan yang dihadapi di antaranya belum optimalnya pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai luhur budaya bangsa dan kearifan lokal yang relevan dengan kehidupan bermasyarakat. Selain itu, sikap kesetiakawanan dan kekeluargaan perlu diperkuat dalam mengatasi masalah atau melaksanakan suatu hajat dalam kehidupan dan Strategi TepatSemua permasalahan tersebut harus diatasi melalui arah kebijakan dan strategi yang tepat. Dalam hal kedaulatan politik misalnya, perlu peningkatan kualitas peran dan fungsi lembagalembaga demokrasi; jaminan pemenuhan kebebasan sipil dan hak-hak politik rakyat, termasuk peningkatan peran organisasi masyarakat sipil dan peningkatan keterwakilan perempuan dalam politik dan pengambilan keputusan lain yakni dengan pemantapan iklim kondusif bagi terpeliharanya stabilitas sosial politik yang ditandai dengan menurunnya konflik sosial politik; peningkatan kepatuhan dan penegakan hukum serta reformasi peradilan secara konsisten dan berintegritas; dan peningkatan kontribusi dan kualitas peran kebijakan luar negeri Indonesia dalam berbagai forum internasional untuk mendukung pencapaian kepentingan nasional di dalam ekonomi dibangun melalui penguatan nilai-nilai persaingan usaha yang sehat di kalangan pelaku ekonomi, pemerintah dan masyarakat. Tak kalah penting adalah peningkatan kemandirian ekonomi nasional melalui peningkatan penggunaan produk dalam negeri, pengelolaan energi dan pangan melalui hilirisasi produk-produk pertanian pangan danpengolahan minyak bumi dan hasil tambang, serta pemberdayaan pelaku usaha kecil-menengah, ekonomi dan industri kreatif, ekonomi rakyat dan ekonomi subsisten dengan meningkatkan pemerataan peluang dalam pengembanganekonomi dan distribusi aset-aset produktif yang adil. Pada saat yang sama diupayakan peningkatan pemanfaatan potensi laut dan pariwisata bahari, serta peningkatan dan pengembangan iklim yang kondusif bagi inovasi melalui peningkatan sistemlogistik nasional dalam rangka distribusi bahan produksi dan terkait kepribadian dalam kebudayaan, permasalahan diatasi melalui pengembangan karakter dan jati diri bangsa yang tangguh, berbudaya, dan beradab, serta berdaya saing dan dinamis, yang dilandasi oleh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berdasarkan Pancasila. Kesadaran masyarakat akan kemajemukan yang menuntut setiap warganegara hidup rukun, toleran, gotong royong, dan menjaga hubungan sosial yang harmonis juga harus ditingkatkan. Di sisi lain, peningkatan pendidikan yang berkualitas untuk melahirkan manusia-manusia unggul, melalui peningkatan kualitas lembaga pendidikan sebagai sarana dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan peningkatan peran keluarga sebagai basis utama dan pertama pembentukan karakter dan kepribadian anak. Dan tak ketinggalan perlu peningkatan kampanye publik melalui berbagai media flm, sastra, iklan layanan masyarakat, untuk menumbuhkan etos, semangat berkarya, daya juang, sikap antikorupsi, orientasi mencari ilmu, hidup toleran dan menjaga harmoni sosial di dalam masyarakat Berbagai ElemenRevolusi mental merupakan investasi jangka panjang yang harus diperjuangkan mulai saat ini, hari ini, detik ini. Gerakan ini bukanlah proyek, akan tetapi gerakan sosial yang bersifat partisispatif, yaitu kolaborasi pemerintah, masyarakat sipil, sektor privat dan kalangan gerakan ini akan berhasil merevolusi mental bangsa? Ada sebuah ungkapan, setiap bangunan megah awalnya hanyalah sebuah sketsa. Setiap kupu-kupu dulunya hanyalah ulat. Tidak penting bagaimana hasil akhirnya, tetapi bagaimana kita memulai dan berproses, karena tahapan hidup yang harus dilalui adalah bekerja keras untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. JAKARTA - Salah satu kunci kemajuan bangsa Indonesia adalah mutu pendidikan yang merata di seluruh Tanah Air. Akademisi sekaligus Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Pelita Harapan Dr Emrus Sihombing mengatakan, tanpa pendidikan yang merata dan bermutu tinggi, Indonesia tidak akan memiliki sumber daya manusia SDM unggul. Karena itu, Dr Emrus mendukung langkah Ketua DPR Puan Maharani yang menekankan pentingnya dunia pendidikan, khususnya perguruan tinggi dalam membangun sumber daya manusia SDM yang adaptif dengan perkembangan teknologi. "Tanpa pendidikan yang merata dan bermutu tinggi, Indonesia tidak akan memiliki SDM unggul yang selanjutnya menjadi lokomotif yang kompetitif di tengah persaingan dunia internasional," kata Dr Emrus Sihombing di ketahanan dan kekuatan suatu bangsa terletak pada bidang pendidikan yang unggul. Pendidikan merupakan kunci kemajuan suatu bangsa, sebab tidak ada bangsa yang maju yang tidak didukung pendidikan yang kuat. Jika ingin menjadi negara yang kuat, maju dan disegani dunia internasional, maka Indonesia harus menjadikan pendidikan sebagai bidang Emrus yakin sepenuhnya hanya dengan pendidikan nasional yang bermutu atau berkualitas tinggi dan merata secara nasional, negara kita Indonesia dapat mencapai kemajuan. "Termasuk peningkatan SDM yang mampu mengikuti perkembangan teknologi untuk menghadapi tantangan global,” kata menurut Dr Emrus, perlu mencontoh dari kesadaran bangsa Jepang terhadap pentingnya pendidikan bagi rakyatnya. Baik pimpinan maupun rakyat Jepang, memiliki pandangan yang sama tentang pentingnya pendidikan untuk membangun bangsa dan negaranya. Pendidikan menjadi prioritas dan bidang unggulan."Ini ada kisah menarik dari Jepang. Saat Hirosima dan Nagasaki dibumihanguskan oleh sekutu, yang pertama ditanya oleh Kaisar Jepang bukan berapa jumlah tentara atau jenderal yang tewas, tapi berapa jumlah guru yang tewas dan masih selamat. Ini menunjukkan betapa tingginya kesadaran bangsa Jepang terhadap pendidikan," ujar dia sangat berharap Indonesia bisa memperkuat kesadaran akan pendidikan. Penelitian dan pengembangan yang dilakukan Kemendikbudristek, diarahkan untuk menjawab tantangan-tantangan dan kebutuhan masa depan. "Paradigma pendidikan harus dibangun jauh ke depan, harus mampu mengamati dan memecahkan persoalan dan tantangan yang akan dihadapi ke depan," itulah, langkah Ketua DPR Puan Maharani yang selalu menekankan pentingnya pemerataan kualitas SDM antarwilayah di Indonesia, antara wilayah timur dan barat, harus menjadi perhatian guna mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Sebelumnya Puan Maharani menekankan pentingnya dunia pendidikan, khususnya perguruan tinggi dalam membangun sumber daya manusia yang adaptif dengan perkembangan teknologi. Menurutnya, SDM yang mampu mengikuti perkembangan teknologi dibutuhkan Indonesia untuk menghadapi tantangan global. Pemerataan kualitas SDM antarwilayah di Indonesia, antara wilayah timur dan barat, harus menjadi perhatian guna mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat hal-hal tersebut masih menjadi pekerjaan rumah PR Indonesia yang tidak mudah dan ringan, apalagi berbagai tantangan dan hambatan dari eksternal dan internal yang muncul silih berganti, termasuk adanya pandemi Covid-19. Mantan menko PMK ini pun merinci beberapa fondasi fundamental yang harus diakselerasi dan persiapkan untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan tersebut. Pertama, kata Puan, adalah modal pembanguman SDM agar Indonesia bisa mewujudkan visi Indonesia emas di 2045. “Pembangunan di bidang pendidikan dan kesehatan menjadi salah satu kunci utama yang harus terus dilakukan. Reformasi pendidikan dan reformasi layanan kesehatan yang sedang dilakukan oleh pemerintah harus terus dijalankan, diawasi, dievaluasi dan diperbaiki. Harus terus bersinambungan, tidak boleh terputus,” ujar dia meminta pemerintah memastikan perencanaan pembangunan yang implementasinya terus diarahkan untuk menciptakan fondasi yang kuat menuju Indonesia Maju 2045. Menurut Puan, DPR RI akan terus memastikan dan mengawasi setiap langkah yang ditempuh sudah on the track dan sejalan dengan amanah konstitusi.“Dunia pendidikan, perguruan tinggi terus bekerja keras menjalankan Tri Dharma perguruan tinggi guna menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan adaptif dengan perkembangan teknologi, serta menciptakan teknologi yang bernilai guna tinggi bagi kemajuan bangsa dan negara,” para mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa, Puan berpesan agar terus bekerja keras mempersiapkan diri dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. Menurutnya, semua elemen bangsa harus bersama-sama berikhtiar dan bekerja untuk kemajuan bangsa, sesuai dengan perannya masing-masing. "Kalian harus ingat bahwa tongkat estafet perjalanan bangsa dan negara ke depan berada di tangan kalian," ujar dia. BACA JUGA Update Berita-Berita Politik Perspektif Klik di Sini Kamis, 12 September 2019 1607 WIB Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali terpilih sebagai Menteri Keuangan Terbaik di Asia Pasifik tahun 2019. Penghargaan ini diraih Sri Mulyani untuk ketiga kalinya setelah tahun 2017 dan 2018 lalu. ANTARA/Wahyu Putro A Iklan Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan setidaknya ada enam syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi fondasi bagi Indonesia agar mampu menjadi negara maju sesuai Visi Indonesia 2045. "Enam hal ini merupakan fondasi untuk menjaga keseimbangan dan mengantar kemajuan," katanya di Jakarta, Kamis, 12 September pertama adalah infrastruktur yang layak untuk mendukung mobilitas dan mendukung pembangunan. Kedua, penguatan sumber daya manusia yang dipenuhi melalui pendidikan riset, program kesehatan, dan perlindungan syarat ketiga, penyediaan teknologi melalui pengayaan inovasi dan teknologi untuk menjawab tantangan industri. Keempat, perbaikan birokrasi pemerintah dengan pembenahan kualitas layanan dan efisiensi proses itu, syarat kelima adalah pengelolaan tata ruang wilayah yang baik dan didukung oleh sistem yang integratif. Dan syarat terakhir yakni keenam adalah sumber daya ekonomi dan keuangan yang dipenuhi melalui APBN sehat untuk mendukung kesuksesan target pada demikian, Sri Mulyani mengatakan enam syarat ini bukan merupakan jaminan. Sebab, upaya mengantisipasi gejolak maupun ketidakpastian yang terjadi di lingkungan global dengan berbagai instrumen kebijakan juga sangat "Itu enam syarat bukan jaminan, karena kita juga dihadapkan oleh dinamika fluktuasi, volatilitas, bahkan krisis yang terjadi di lingkungan global," kata Sri Mulyani. "Kita tidak bekerja di lingkungan yang vakum."Sri Mulyani dalam kesempatan ini juga memaparkan potensi Indonesia pada 2045 yaitu menjadi ekonomi terbesar kelima di dunia dengan pendapatan per kapita sebesar US$ dan usia produktif mencapai 47 persen dari jumlah penduduk."Visi tersebut tidak terjadi sendirinya, momentum perbaikan tidak berjalan otomatis. Seluruh visi bisa menjadi kenyataan bila di setiap periode kita menggunakan sumber daya untuk address isu fundamental ke depan," kata Sri Artikel Terkait Terkini Bisnis Sandiaga Bicara Peluang dari Coldplay Konser di Singapura, Alur Masuk PNBP Pasir Laut 1 jam lalu Klarifikasi soal Tagihan Utang ke Jusuf Hamka, Kemenkeu Maksud Saya Bukan CMNP 2 jam lalu Efisiensi Belanja Birokrasi DJKN Kemenkeu Capai Rp 97,48 Miliar Ada Perjalanan Dinas dan Meeting 4 jam lalu Perkara Utang-Piutang Jusuf Hamka dan Kemenkeu, Begini Tanggapan Staf Khusus Sri Mulyani 11 jam lalu Kemenkeu jadi Sorotan karena Sejumlah Kasus, Sri Mulyani Kami Terus Bertransformasi 23 jam lalu Pamer Efisiensi di Hadapan DPR, Sri Mulyani Tren Belanja Kemenkeu Menurun Sejak 2019 1 hari lalu Rekomendasi Artikel Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini. Video Pilihan Terkini Bisnis Sandiaga Bicara Peluang dari Coldplay Konser di Singapura, Alur Masuk PNBP Pasir Laut 1 jam lalu Terkini Bisnis Sandiaga Bicara Peluang dari Coldplay Konser di Singapura, Alur Masuk PNBP Pasir Laut Berita terkini ekonomi dimulai dari Sandiaga Uno meminta masyarakat tidak terlalu kecewa dengan kabar konser Coldplay digelar empat hari di Singapura. Klarifikasi soal Tagihan Utang ke Jusuf Hamka, Kemenkeu Maksud Saya Bukan CMNP 2 jam lalu Klarifikasi soal Tagihan Utang ke Jusuf Hamka, Kemenkeu Maksud Saya Bukan CMNP Dirjen Kekayaan Negara Kemenkeu Rionald Silaban memberikan klarifikasi soal pihaknya yang menagih utang ke CMNP. Efisiensi Belanja Birokrasi DJKN Kemenkeu Capai Rp 97,48 Miliar Ada Perjalanan Dinas dan Meeting 4 jam lalu Efisiensi Belanja Birokrasi DJKN Kemenkeu Capai Rp 97,48 Miliar Ada Perjalanan Dinas dan Meeting Sri Mulyani mengklaim kementeriannya telah melakukan efisiensi belanja sejak 2019. Perkara Utang-Piutang Jusuf Hamka dan Kemenkeu, Begini Tanggapan Staf Khusus Sri Mulyani 11 jam lalu Perkara Utang-Piutang Jusuf Hamka dan Kemenkeu, Begini Tanggapan Staf Khusus Sri Mulyani Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis, Yustinus Prastowo menjelaskan mengenai perkara utang-piutang Jusuf Hamka dan Kemenkeu. Kemenkeu jadi Sorotan karena Sejumlah Kasus, Sri Mulyani Kami Terus Bertransformasi 23 jam lalu Kemenkeu jadi Sorotan karena Sejumlah Kasus, Sri Mulyani Kami Terus Bertransformasi Menteri Keuangan, Sri Mulyani, mengatakan terus melakukan transformasi di lembagatnya. Pamer Efisiensi di Hadapan DPR, Sri Mulyani Tren Belanja Kemenkeu Menurun Sejak 2019 1 hari lalu Pamer Efisiensi di Hadapan DPR, Sri Mulyani Tren Belanja Kemenkeu Menurun Sejak 2019 Menteri Keuangan, Sri Mulyani, mengklaim Kementeriannya telah melakukan efisiensi belanja sejak 2019 Anggota DPR Minta PP No. 26 Ditinjau Ulang, Berpotensi Melegalkan Tambang Pasir Laut di Seluruh Indonesia 1 hari lalu Anggota DPR Minta PP No. 26 Ditinjau Ulang, Berpotensi Melegalkan Tambang Pasir Laut di Seluruh Indonesia Anggota Komisi IV DPR mengomentari soal PP Nomor 26 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut, termasuk ekspor pasir laut. Luhut Terlepas dari Perbedaan Kita, Jangan Membawa Kerugian bagi Negara 3 hari lalu Luhut Terlepas dari Perbedaan Kita, Jangan Membawa Kerugian bagi Negara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengajak masyarakat untuk membawa visi keberlanjutan menuju 22-27 tahun ke depan. Terpopuler Luhut Soal Urgensi Bule Awasi Proyek IKN, Deretan Tingkah Nyeleneh Basuki Hadimuljono 3 hari lalu Terpopuler Luhut Soal Urgensi Bule Awasi Proyek IKN, Deretan Tingkah Nyeleneh Basuki Hadimuljono Berita terpopuler ekonomi dan bisnis pada Jumat, 9 Juni 2023 dimulai dari pernyataan Luhut soal pentingnya orang bule untuk mengawasi proyek di IKN. Terkini Korban Penipuan Order iPhone Buka Suara, Sri Mulyani Blokir Ratusan Perusahaan Tak Patuh PNBP 4 hari lalu Terkini Korban Penipuan Order iPhone Buka Suara, Sri Mulyani Blokir Ratusan Perusahaan Tak Patuh PNBP Terkini Korban penipuan pembelian iPhone buka suara, Menteri Sri Mulyani blokir ratusan perusahaan yang tidak patuh PNBP.

agar bangsa indonesia mampu menjadi bangsa yang maju dan bermartabat